Senin, 11 November 2013

( BAHASA INDONESIA )TUGAS KE 2

 Nama             : Budi Hertanti
NPM               : 19112031
Kelas              : 5KA32
Mata Kuliah   : Bahasa Indonesia 2
Tugas-2         : Ragam Bahasa
Dosen            : Sangsang Sangabakti
 


1. Pengertian,yang dimaksud dengan ragam atau variasi bahasa adalah bentuk atau wujud bahasa yang ditandai oleh ciri-ciri linguistik tertentu, seperti fonologi, morfologi, dan sintaksis. Di samping ditandai oleh cirri-ciri linguistik, timbulnya ragam bahasa juga ditandai oleh cirri-ciri nonlinguistic, misalnya, lokasi atau tempat penggunaannya, lingkungan sosial pemakaiannya, dan lingkungan keprofesian pemakai bahasa yang bersangkutan.

2.            2. Berdasarkan pokok pembicaraan, ragam bahasa dibedakan antara lain atas:
a.            Ragam bahasa undang-undang
b.            Ragam bahasa jurnalistik
c.            Ragam bahasa ilmiah
d.            Ragam bahasa sastra

3.            3. Berdasarkan media pembicaraan, ragam bahasa dibedakan atas:

a.         Ragam Lisan.          
Ragam bahasa lisan adalah bahan yang dihasilkan alat ucap (organ of speech) dengan fonem sebagai unsur dasar. Dalam ragam lisan, kita berurusan dengan tata bahasa, kosakata, dan lafal. Dalam ragam bahasa lisan ini, pembicara dapat memanfaatkan tinggi rendah suara atau tekanan, air muka, gerak tangan atau isyarat untuk mengungkapkan ide. 

1)            Contoh ragam lisan antara lain meliputi :
a)            Ragam bahasa cakapan
b)            Ragam bahasa pidato
c)            Ragam bahasa kuliah
d)            Ragam bahasa panggung

2)         Ciri-ciri ragam bahasa lisan :
a)            Memerlukan kehadiran orang lain
b)            Unsur gramatikal tidak dinyatakan secara lengkap
c)            Terikat ruang dan waktu
d)            Dipengaruhi oleh tinggi rendahnya suara


3)         Kelebihan ragam bahasa lisan :
a)            Dapat disesuaikan dengan situasi.
b)            Faktor efisiensi.
c)            Faktor kejelasan karena pembicara menambahkan unsure lain         berupa tekan dan gerak anggota badan agah pendengar mengerti apa yang dikatakan seperti situasi, mimik dan gerak-gerak pembicara.
d)            Faktor kecepatan, pembicara segera melihat reaksi pendengar terhadap apa yang dibicarakannya.
e)            Lebih bebas bentuknya karena faktor situasi yang memperjelas pengertian bahasa yang dituturkan oleh penutur.
f)             Penggunaan bahasa lisan bisa berdasarkan pengetahuan dan penafsiran dari informasi audit, visual dan kognitif.

4)         Kelemahan ragam bahasa lisan :
a)            Bahasa lisan berisi beberapa kalimat yang tidak lengkap, bahkan               terdapat frase-frase sederhana.
b)            Penutur sering mengulangi beberapa kalimat.
c)            Tidak semua orang bisa melakukan bahasa lisan.
d)            Aturan-aturan bahasa yang dilakukan tidak formal.

b.         Ragam Tulis.
Ragam bahasa tulis adalah bahasa yang dihasilkan dengan memanfaatkan tulisan dengan huruf sebagai unsur dasarnya. Dalam ragam tulis, kita berurusan dengan tata cara penulisan (ejaan) di samping aspek tata bahasa dan kosa kata. Dengan kata lain dalam ragam bahasa tulis, kita dituntut adanya kelengkapan unsur tata bahasa seperti bentuk kata ataupun susunan kalimat, ketepatan pilihan kata, kebenaran penggunaan ejaan, dan penggunaan tanda baca dalam mengungkapkan ide. 

1)            Contoh ragam lisan antara lain meliputi:
a)            Ragam bahasa teknis
b)            Ragam bahasa undang-undang
c)            Ragam bahasa catatan
d)            Ragam bahasa surat

2)         Ciri-ciri ragam bahasa tulis :
            a)            Tidak memerlukan kehaduran orang lain.
            b)            Unsur gramatikal dinyatakan secara lengkap.
c)            Tidak terikat ruang dan waktu
d)            Dipengaruhi oleh tanda baca atau ejaan.



3)         Kelebihan ragam bahasa tulis :
a)            Informasi yang disajikan bisa dipilih untuk dikemas sebagai media atau materi yang menarik dan menyenangkan.
b)            Umumnya memiliki kedekatan budaya dengan kehidupan masyarakat.
c)            Sebagai sarana memperkaya kosakata.
d)            Dapat digunakan untuk menyampaikan maksud, membeberkan informasi atau mengungkap unsur-unsur emosi sehingga mampu mencanggihkan wawasan pembaca.

4)         Kelemahan ragam bahasa tulis :
a)            Alat atau sarana yang memperjelas pengertian seperti bahasa lisan itu tidak ada akibatnya bahasa tulisan harus disusun lebih sempurna.
b)            Tidak mampu menyajikan berita secara lugas, jernih dan jujur, jika harus mengikuti kaidah-kaidah bahasa yang dianggap cenderung miskin daya pikat dan nilai jual.
c)            Yang tidak ada dalam bahasa tulisan tidak dapat diperjelas/ditolong, oleh karena itu dalam bahasa tulisan diperlukan keseksamaan yang lebih besar.

4.            Ragam bahasa menurut hubungan antarpembiacra dibedakan menurut akrab tidaknya              pembicara
a.            Ragam bahasa resmi
b.            Ragam bahasa akrab
c.            Ragam bahasa agak resmi
d.            Ragam bahasa santai

5.            Ragam Bahasa Berdasarkan Penutur

a.            Ragam bahasa berdasarkan daerah disebut ragam daerah (logat/dialek). 
Luasnya pemakaian bahasa dapat menimbulkan perbedaan pemakaian bahasa. Bahasa Indonesia yang digunakan oleh orang yang tinggal di Jakarta berbeda dengan bahasa Indonesia yang digunakan di Jawa Tengah, Bali, Jayapura, dan Tapanuli. Masing-masing memilikiciri khas yang berbeda-beda. Misalnya logat bahasa Indonesia orang Jawa Tengah tampak padapelafalan/b/pada posisiawal saat melafalkan nama-nama kota seperti Bogor, Bandung, Banyuwangi, dll. Logat bahasa Indonesia orang Bali tampak pada pelafalan /t/ seperti pada kata ithu, kitha, canthik, dll.

b.            Ragam bahasa berdasarkan pendidikan penutur. 
Bahasa Indonesia yang digunakan oleh kelompok penutur yang berpendidikan berbeda dengan yang tidak berpendidikan, terutama dalam pelafalan kata yang berasal dari bahasa asing, misalnya fitnah, kompleks,vitamin, video, film, fakultas. Penutur yang tidak berpendidikan mungkin akan mengucapkan pitnah, komplek, pitamin, pideo, pilm, pakultas. Perbedaan ini juga terjadi dalam bidang tata bahasa, misalnya mbawa seharusnya membawa, nyari seharusnya mencari. Selain itu bentuk kata dalam kalimat pun sering menanggalkan awalan yang seharusnya dipakai.

Contoh :
1)         Ira mau nulis surat Ã  Ira mau menulis surat
2)         Saya akan ceritakan tentang Kancil Ã  Saya akan menceritakan tentang Kancil.

6.            Ragam bahasa berdasarkan sikap penutur. Ragam bahasa dipengaruhi juga oleh setiap penutur terhadap kawan bicara (jika lisan) atau sikap penulis terhadap pembawa (jika dituliskan) sikap itu antara lain resmi, akrab, dan santai. Kedudukan kawan bicara atau pembaca terhadap penutur atau penulis juga mempengaruhi sikap tersebut. Misalnya, kita dapat mengamati bahasa seorang bawahan atau petugas ketika melapor kepada atasannya. Jika terdapat jarak antara penutur dan kawan bicara atau penulis dan pembaca, akan digunakan ragam bahasa resmi atau bahasa baku. Makin formal jarak penutur dan kawan bicara akan makin resmi dan makin tinggi tingkat kebakuan bahasa yang digunakan. Sebaliknya, makin rendah tingkat keformalannya, makin rendah pula tingkat kebakuan bahasa yang digunakan.

Senin, 14 Oktober 2013

TUGAS KELOMPOK BHS INDONESIA2 ( BUDI HERTANTI & ANDI SUTRISNA )


PENDAHULUAN



1.     Latar Belakang

Donor darah adalah kegiatan atau proses pengambilan darah dalam volume tertentu dari seorang donor, yang nantinya digunakan untuk transfusi darah bagi mereka yang membutuhkan. Sudah tentu, untuk menjadi pendonor, seseorang antara lain harus berbadan sehat,bukan pecandu alkohol, obat-obatan terlarang atau mempunyai riwayat penyakit berbahaya.Seleksi awal, dimulai dengan pencatatn tentang riwayat kesehatan donor, yang kemudian dilanjutkan pemeriksaan tekanan darah dan pengukuran kadar hemogoblin. Pemeriksaan hemogoblin ini bertujuan untuk memeriksa kadar besi dalam tubuh. Dengan pemeriksaan kadar besi yang normal, diharapkan bisa mengantisipasi penurunan kadar besi setelah pengambilan darah. Zat besi adalah salah satu jenis mikro nutrien yang sangat diperlukan oleh tubuh. Di dalam makanan, zat besi terbagi menjadi dua yakni heme yang terdapat pada daging hewan dan nonheme yang terdapat pada tumbuhan. Selain diperlukan untuk membawa oksigen keseluruh tubuh, besi juga membantu menjamin sistem imun yang sehat. Sel untuk melawan infeksi dan mempertahankan tubuh melawan organisme asing, tergantung cadang besi yang cukup.

Hal yang penting sebelum dan sesudah donor darah :

a.     Sebelum mendonorkan darah minumlah banyak cairan dan makan-makanan yang rendah lemak dan banyak mengandung tinggi zar besi.

b.    Segera setelah donor, makanan karbohidrat sederhana untuk membantu meningkatkan kadar gula dalam darah dan memberi energi .

c.     Minum ekstra cairan untuk 24 jam berikutnya setelah donor.

d.    Mengkonsumsi makanan kaya zat besi dan vitamin C

e.     Menghindari makanan yang dapat menggangu absorbsi zat besi selamabeberapa hari setelah donor, seperti teh, soda atau kopi.

Karena itu donor darah sangat penting disosialisasikan kepada masyarakat dimana masih kurang akan pemahaman mengenai donor darah di masyarakat luas. Selain itu juga perbandingan antara jumlah permintaan dan persediaan darah yang tidak seimbang merupakan latar belakang utama kegiatan ini. Serta kurangnya perhatian terhadap masalah-masalah sosial yang ada di sekitarnya, terutama yang masalah stok darah, masih rendah. Sehingga dengan hadirnya acara ini, diharapkan mampu mengajak seluruh keluarga besar Kantor Pusat PT. Bank Rakyat Indonesia, Tbk akan apa yang terjadi di sekitar mereka serta turut mewujudkan apa yang menjadi tujuan diadakannya acara ini yang diantaranya ikut menambah stok darah yang ada di PMI Jakarta.

2.             Tujuan

a.             Menambah stok darah.
b.            Memperkuat rasa sosialisme antara mahasiswa dengan masyarakat.
c.             Mewujudkan semangat kepedulian kepada sesame.

3.             Tema Kegiatan

Tema Kegiatan ini adalah :
We Can Give A Life With A Drop Of Our Blood´

4.             Waktu Pelaksanaan

Hari, tanggal      : Selasa, 04 Januari 2013
Pukul                : 09.00 - selesai
Tempat              : Gedung Kantor Pusat BRI  I Lt. 20

5.             Kepanitiaan

Pelindung                                   : Kadiv Layanan
Penanggung Jawab                     : Kabag LEB
Panitia Pelaksana
Ketua Pelaksana                         : Indriati Widianingrum
Wakil Ketua Pelaksana                : Lamris Favor Fritzman
Sekretaris                                   : 1. Annisa Nurul Chaerani
    2. Alisia Salini Dabut
Bendahara                                  : 1. Restu Nurul Anwar 
                                                    2. Indira Nur Hanifa
Seksi-seksi
Sie. Acara                                  : 1. Rezha Annisa Febriani
                                                   2. Nunik Permatasari
Sie. Humas                                : 1. Agustiono
                                                   2. Silvi Rishu Diawati
                                                   3. Dwi Nolantia
Sie. Dana Usaha                         : 1. Firman Pebriansyah
                                                    2. Susilawati
                                                    3. Enung Martini
                                                    4. Dwita Ayu Yuliana
Sie. PUBDEKDOK                      :  1. Alliza Rizky Ayu
                                                    2. Yona Permatasari
                                                    3. Laduna
                                                    4. Arif Hidayah
Sie. Kesehatan                           :  1. Tony Kurniawan
                                                    2. Diana Budiarti
Sie. Perlengkapan dan Logistik    :  1. Rianita Puspa Oktarisa
                                                    2. Yudi Wijaya
                                                    3. Anggie Anarahmy
                                                    4. Wina Rismala Yeniar 
                                                    5. Riska Dian Ramadhani 
Sie. Konsumsi                            :  1. Imam Sejati
                                                    2. Dwi Ayu Pratiwi
                                                    3. Yosi Meilani
    4. Dwi Nur Puji Astuti

6.             Sasaran Kegiatan
Seluruh Pegawai Kantor Pusat PT. Bank Rakyat Indonesia, Tbk. Namun tidak menutup kemungkinan untuk keluarga pegawai untuk berpartisipasi. Prosedur pelaksanaan donor darah akan dilakukan oleh pihak yang telah berkompeten dan tidak diragukan lagi yaitu Unit Transfusi Darah PMI DKI Jakarta.

7.             Media Promosi
 Media promosi yang digunakan dalam kegiatan ini adalah :
a.             Spanduk 
b.            Pamflet



PELAKSANAAN KEGIATAN PENGABDIAN


MASYARAKAT DONOR DARAH
Kegiatan pengabdian masyarakat donor darah diikuti oleh seluruh Pegawai Kantor Pusat PT. Bank Rakyat Indonesia, Tbk dengan jumlah peserta 65 orang. Pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat donor darah dibagi menjadi tiga kegiatan, yaitu :

a.             Pemeriksaan tekanan darah.
b.            Pemeriksaan golongan darah, rhesus dan hemoglobin.
c.             Pengambilan darah terhadap donor.

Rincian pelaksanaan kegiatan donor darah dapat dilihat pada tabel berikut ini :


Susunan Acara Pengabdian
Kantor Pusat PT. Bank Rakyat Indonesia, Tbk
Selasa, 04 Januari 2013


Waktu            Kegiatan
09.00 - 09.15            Pembukaan
                               Pembacaan ayat Suci Al-quran
 09.15 - 09.30           Sambutan:
1. Ketua Pelaksana : Indriati widianingrum
2. Pembantu ketua III
   (sekaligus membuka kegiatan donor darah)
   Kuswanto Hardjo
 09.30 - 12.00           Kegiatan Donor Darah
 12.00 - 12.15           Penutupan Doa


LAPORAN KEUANGAN KEGIATAN PENGABDIAN
PT. BANK RAKYAT INDONESIA, TBK DONOR DARAH

Laporan Keuangan Pengabdian Kantor Pusat PT. Bank Rakyat Indonesia, Tbk Selasa, 04 Januari 2013

No     Uraian             Pemasukan         Pengeluaran         Saldo
1.          Kas                     250.000               250.000
 2      Spanduk                                         150.000        100.000
 3.     Konsumsi                                       150.000        100.000
 4.     Biaya Tak Terduga                             50.000


PENUTUP

Demikian laporan penyelanggaraan Pengabdian Masyarakat Donor Darah pada Kantor Pusat PT. Bank Rakyat Indonesia, Tbk, semoga laporan ini dapat bermanfaat bagi semua pihak.

    Jakarta, Januari 2013





  Direktur Layanan                                                                                        Ketua Pelaksana




( Arina Novilla S.E., M.M )                                                                         ( Indriati Widianingrum )